Home → Teka-teki Malam

Teka-teki Malam

Rabu, 07 April 2010
Malam ini dibawah pijar
temaram beranda
rumahku
Aku terduduk sendiri,
ditemani secangkir kopi
dan ramuan tembakau
beserta antek-anteknya
yang diselimuti kertas
yang tertata rapi di kotak
kertas pula
Dua komponen yang
selalu setia bersanding
denganku yang sendiri
Angin basah ini masih
bengis menerjang raga
yang tak berdaya
Dan kudengar titik-titik air
yang menghujam atap
seng teras dengan keras
Binatang malam bersorai
ramai
Melagukan nyanyi yang
tak kumengerti
Parit kecil depan rumah
yang biasanya angkuh dan
gersang
Kini mengalirkan zat cair
yang bergulir dari jalanan
dan kebun-kebun desa
yang tergenang
Meski malam ini masih
tetap legam, namun
kulihat bias-bias refleksi
sinar lampu pinggir jalan
yang menembus butir-
butir air di dedaunan
pekarangan
Indah bak intan
berkerlipan meski hanya
sesaat karna indahnyapun
memudar tatkala jatuh ke
tanah dan menyatu
dengan kawan-kawannya
disana
Malam ini dingin, sedingin
malam-malam yang tlah
mendahuluinya di bulan
Januari ini
Namun dingin kali ini
berduet mesra dengan
sepi
Daun-daun basah
bergoyang menawan
meski tak sanggup
mengimbangi orkestra
yang ditampilkan jangkrik,
katak dan binatang
malam lain yang tak
kutahu spesies apa saja
itu
Dan apa yang mereka
perdengarkan adalah
nyanyi misteri yang tak
terpecahkan oleh otak
manusia
Teka-teki malam sungguh
menakjubkan

Klaten, 20 Januari 2010
http://www.sajakrerindu.co.cc
Tag »

0 Komentar Untuk "Teka-teki Malam"

Silakan bagi yang mau memberikan komentar atau masukan Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Terimakasih atas komentar Anda di "Teka-teki Malam"